DESEMBER
Engkau telah menjadi tanda akhir dari sebuah perjalanan waktu.
Kehadiranmu senantiasa membawa sukacita bagi para petani
Engkau membawa hujan yang berlimpah-limpah setiap hari
Engkau juga membangkitkan bunga-bunga bermekaran
Bahkan buah-buahpun menjadi segar untuk siap dituai
DESEMBER
Kehadiranmu selalu membawaku pada natal yang indah
Pohon natal yang senantiasa menemanimu dengan ceria
Lampu-lampu yang berkelap-kelip selalu ada disampingmu
Di dalammu selalu terdengar pujian natal yang tak pernah berhenti
Meski engkau kelabu bagi mereka yang patah hati
Tetapi bagiku engkau adalah bulan terindah
DESEMBER
Engkau telah menjadi bulan pilihan
Di dalammu Tuhan berkenan lahir
Meski tak banyak orang menyapa Sang Bayi Kudus
Namun engkau telah memberikan semuanya
Malammu yang engkau hiasi dengan bintang-bintang indahmu
Bulan yang engkau biarkan bersinar terang
Bahkan tak sedikitpun kau ijinkan awan itu menutupinya
DESEMBER
Engkau selalu memberi sukacita tersendiri kepadaku
Aku kan selalu menyambutmu dengan senyumku
Kan kunikmati kelahiran Tuhanku didalammu
Selamat datang Desemberku yang manis
