KECEMBURUAN TERHADAP NATAL
“Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.” Matius 2:8
Kelahiran Tuhan Yesus Kristus, adalah merupakan sukacita bagi dunia. Tidak ada hal yang lebih berharga dari pada hal itu. Puncak keselamatan manusia ada disitu. Tetapi tidak semua orang menerima sukacita itu. Ada sebagian orang yang cemburu, sehingga menjadi benci, kuatir dan merasa terancam dengan adanya Kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Contohnya adalah Raja Herodes. Ia menjadi kuatir terhadap kekuasaannya. Ia takut kalau yang dilahirkan itu adalah Raja yang akan menggulingkannya. Sehingga Herodes berbohong kepada orang Majus yang katanya mau menyembah, padahal mau membunuh. Yang kemudian ketika merasa dibohongi ia memerintahkan untuk membunuh semua bayi di bawah dua tahun.
Sesungguhnya hal itu bukanlah hanya terjadi pada saat kelahiran Tuhan Yesus Kristus dua ribu tahun yang lalu. Sampai saat ini, setiap natal selalu ada yang cemburu, sehingga mengancam orang-orang yang merayakan natal. Kita bias menyaksikan sendiri melalui televisi atau media yang lain. Bagaimana Kapolri memerintahkan agar semua gereja dijaga dalam musim natal ini. Saya sendiri beberapa kali didatangi dari pihak kepolisian agar berjaga-jaga. Bahkan saya sempat datang dalam forum kamtibmas dengan pemerintah setempat. Hal ini semua terjadi oleh karena beberapa gereja di sekitar saya, sudah di ancam, di teror bahkan di bom. Semua ini terjadi oleh karena ada pihak-pihak yang merasa cemburu. Merasa keyakinan mereka terancam oleh karena kelahiran Tuhan Yesus Kristus.
Marilah kita berjaga-jaga dalam merayakan natal tahun ini, oleh karena tanpa kita ketahui ada pihak-pihak yang mengancam keselamatan orang-orang yang merayakan natal. Amin. Tuhan Yesus memberkati.