“dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” Lukas 2:7
Yusuf adalah seorang laki-laki yang paling berperan dalam malam natal. Hal itu nampak betapa besar kasih Yusuf kepada bayi Yesus. Kasih itu ia tunjukkan dengan perbuatannya yaitu menolong kelahiran bayi Yesus. Kasih itu nampak dalam perbuatan Yusuf menolong bayi Yesus yang sesuai dengan kebutuhan. Alkitab tidak menjelaskan bahwa saat kelahiran bayi Yesus tidak ada orang lain di kandang itu selain Yusuf dan Maria, hal ini menunjukkan bahwa pastilah hanya Yesus yang berperan dalam menolong kelahiran bayi Yesus. Meskipun tugas ini biasanya dilakukan oleh seorang ahli seperti bidan dan sebagainya. Tetapi dengan selamat-Nya bayi Yesus berarti Yusuf telah melakukan perannya dengan sangat baik. Mulai dari memotong tali pusar, memandikan bahkan sampai menidurkan didalam palungan dan menyelimutinya dengan kain lampin. Yusuf rela melakukan perbuatan yang asing dan tidak biasa ia lakukan. Hal itu ia tunjukkan dengan perbuatan kasih Yusuf yang sesuai dengan kebutuhan. Malam natal itu Yusuf telah melakukan perbuatan kasih yang sangat besar bagi bayi Yesus.
Pada natal tahun ini kita bisa belajar dengan Yusuf. Untuk menunjukkan kasih kita kepada sesama. Yaitu menolong seseorang sesuai dengan kebutuhannya. Yusuf rela melakukan peran menolong bayi Yesus, meskipun hal itu tidak biasa. Tetapi bayi itu membutuhkan bantuan dalam bentuk yang demikian. Tidak semua orang membutuhkan makanan dan minuman. Tidak semua orang miskin membutuhkan uang. Mungkin mereka hanya membutuhkan sentuhan tangan kita. Mungkin mereka hanya membutuhkan perhatian kita. Atau mungkin mereka membutuhkan kata-kata kita yang menghibur dan mendorong. Semua orang dari kita pasti dapat melakukan hal ini. Marilah kita belajar kepada Yusuf, rela melakukan apa saja untuk menunjukkan kasih kita kepada orang lain. Yaitu melakukan sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Amin. Tuhan memberkati.
