MENGEJAR KESIA-SIAAN
“Janganlah menyimpang untuk mengejar dewa kesia-siaan yang tidak berguna dan tidak dapat menolong karena semuanya itu adalah kesia-siaan belaka.” I Samuel 12:21
Mengejar kesia-siaan adalah mengejar sesuatu yang tidak bermanfaat. Kita ingin setiap perjuangan kita adalah menghasilkan sesuatu. Apalagi jika yang kita kejar itu menghasilkan sesuatu yang besar itu adalah nilai-nilai dari perjuangan kita. Tetapi bagaimana kalau perjuangan kita adalah mengejar sesuatu yang sia-sia. Semua jerih payah, keringat, bahkan semua pengorbanan kita menjadi sia-sia dan tak berguna.
Pada zaman Samuel ada banyak orang mengejar dewa kesia-siaan. Pada saat mereka miskin mereka mencari dewa untuk mendapatkan kekayaan, pada saat mereka menginginkan jabatan, mereka mencari dewa yang dapat memberi jabatan baik kepada mereka. Pada saat mereka menginginkan hal-hal yang ada di dalam dunia mereka mencari dewa-dewa, kekuatan-kekuatan, kuasa-kuasa dunia untuk menolongnya. Tetapi semua itu adalah kesia-siaan. Sebab dewa-dewa itu tidak dapat menolongnya.
Mengejar harta, adalah sia sebab pada saat kita sakit, harta itu tidak ada artinya. Demikian juga kedudukan, pengaruh atau apapun di dalam dunia, semuanya itu adalah sia-sia. Sebab semua itu tidak akan kita bawa mati. Ada hal-hal lain yang jauh lebih utama yang bersifat kekal atau abadi. Yaitu tentang surga tentang kehidupan setelah kematian, tentang kebahagiaan-kebahagiaan kekal. Hal-hal seperti itu jauh lebih berharga dari pada mengejar sesuatu yang bersifat sementara sebab semuanya itu sia-sia.
Marilah kita tinggalkan harapan-harapan kita untuk mengejar hal yang sia-sia, sebab ada hal-hal yang lebih berguna yaitu mengejar hal-hal yang bersifat kekal yang akan kita bawa sampai kita mati nanti. Amin. Dari Sion Tuhan Yesus memberkati.