DOSA
“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” Roma 6:23
Dosa. Sejak pertama kau datang. Kau telah ceraikanku dari Penciptaku. Kau buat aku malu dengan ketelanjanganku. Bahkan kau jadikan aku terbuang dari Taman tempat tinggalku. Kau belum puas. Masih juga kau buat aku bekerja keras untuk sesuap nasi agar dapat bertahan hidup.
Dosa. Kini kau telah menyebar ke seluruh dunia. Dengan sengatmu mautmu yang melebihi segala sesuatu. Bahkan lebih menakutkan dari pada penyakit kanker yang paling ganas sekalipun. Anak-anak telah kau ajari memberontak orang tua. Para remaja telah kau ajak jatuh dalam pergaulan bebas dan narkoba. Bahkan sengat mautmu telah menghancurkan banyak rumah tangga. Para suami yang tidak setia, demikian juga para istri yang tidak mau tunduk pada suami.
Dosa. Wajahmu tidak nampak, bentukmu tidak kelihatan. Bahkan warnamu pun tidak jelas. Namun kau telah membuat kehidupan manusia menjadi gelisah. Kekerasan berkembang pesat dimana-mana. Kejahatan seperti sebuah makanan setiap hari. Kasih sudah mulai dingin, bahkan hukumpun sudah dijadikan alat kekuasaan, kesewenang-wenangan dan ketidakadilan.
Dosa. Sungguh kejam engkau. Tidak ada damai di dalammu. Tak ada keindahan di wajahmu. Tak ada ketenangan tinggal bersamamu. Kenginananmu hanyalah kesenangan sesaat. Hasratmu adalah membunuh. Hatimu penuh kebencian dan dendam. Tingkahmu menyebalkan, penuh kepalsuan dan kebohongan. Aku benci kepadamu.
Dosa. Kehebatanmu tlah hancur. Sengatmu tlah tawar. Kegagahanmu tlah binasa. Kini kau tlah tumbang. Kayu salib yang kasar tlah menundukanmu. Membuatmu tak punya kuasa apapun. Tak ada kekuatan. Bahkan kematian Kristus tlah membuatmu mati binasa tak berdaya. Syukurlah Kristus telah mengalahkanmu. Amin.