INVESTASI TERBAIK
“Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. Matius 19:29.
Sebagai seorang yang tahu hukum ekonomi biasanya kita berhitung atas setiap berkat yang dipercayakan Tuhan atas kita. Hal itu tidak salah. Karena kita memang harus bijaksana dalam mengatur berkat Tuhan yang kita pegang. Sebagai contoh sederhana yaitu saat kita belanja. Kita akan menghitung harga setiap barang yang kita beli, kemudian kita membandingkan dengan harga di toko lain. Selisih sedikit saja sudah menjadi pertimbangan kita. Demikian juga saat kita berdagang, biasanya kita akan menghitung dengan teliti berapa persen keuntungan yang akan kita peroleh. Orang-orang kaya akan menghitung investasi yang paling menguntungkan. Apakah akan di tabung? Apakah akan di reksadana, atau yang lain? Namun dari semua pertimbangan itu sampai hari ini keuntungan hanya berkisar antara 10% s/d 20%.
Tuhan Yesus menawarkan sebuah investasi yang mencapai 10.000%, 100 kali lipat. Sebab 100% itu baru 2X, tapi kalau 100X, berarti 10.000%. Investasi tersebut adalah meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya. Yang dimaksud meninggalkan bukan berarti berpisah, tetapi mengabaikan kepentingan-kepentingan mereka untuk suatu pekerjaan yang lebih besar dan lebih luas yaitu Kerajaan Allah. Kepentingan-kepentingan orang-orang yang ada di sekeliling kita yang mengikat kita sangat banyak, bahkan tidak ada habis-habisnya. Jika kita mengutamakan kepentingan-kepentingan keluarga kita, atau pekerjaan kita maka tidak ada waktu untuk Tuhan Yesus. Oleh sebab itu Tuhan Yesus menantang kita, siapa yang berani berkorban atas kepentingan-kepentingan orang-orang yang ada di sekeliling kita dan pekerjaan kita maka Tuhan Yesus akan memberi upah 100X lipat.
Marilah kita investasikan hidup kita untuk hasil yang lebih besar yaitu mengutamakan mengikut Yesus lebih dari segalanya. Amin. Tuhan Yesus memberkati. (Hamba-NYA Pdt Agus W).