RENUNGAN: Orang Majus dan Herodes

ORANG MAJUS DAN HERODES
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Matius 2:11.
Ada dua golongan yang sama-sama mencari Tuhan Yesus. Golongan pertama adalah Herodes. Herodes adalah raja besar di Yerusalem. Yang menguasai wilayah Betlehem. Betlehem adalah kota kecil yang berada dalam kekuasaannya. Sehingga ia hafal betul wilyah itu. Bahkan dengan kekuasaanya ia dapat memerintahkan bawahannya untuk menari Tuhan Yesus di Betlehem. Tetapi meskipun raja Herodes ia penguasa. Dan memiliki sarana dan prasarana yang lengkap untuk menemukan Tuhan Yesus. Tetapi ia tidak menemukannya.
Golongan yang kedua adalah orang Majus. Orang Majus adalah orang asing yang berasal dari jauh. Mereka tidak memiliki kekuasaan apa-apa di Betlehem. Mereka juga tidak menguasai wilayah Betlehem. Bahkan orang Majus juga tidak memiliki sarana yang lengkap untuk menemukan Tuhan Yesus. Hanya bintang yang bersinar di waktu malam, sebagai satu-satunya petunjuk. Tetapi orang Majus ini berhasil menemukan Tuhan Yesus dan menyembah-Nya.
Dua golongan ini sama-sama sangat berambisi untuk menemukan Tuhan Yesus. Tetapi mengapa raja Herodes yang memiliki segala sesuatu tidak dapat menemukan Tuhan Yesus, sedang orang Majus yang dengan sarana seadanya, mampu menemukan Tuhan Yesus. Jawabanya adalah karena orang Majus itu memiliki hati yang tulus untuk menemukan Tuhan Yesus. Satu tujuan saja yaitu menyembah Tuhan Yesus. Tetapi raja Herodes mencari Tuhan Yesus untuk membunuhnya. Sehingga meski dengan segala cara ditempuh, termasuk pembunuhan bayi-bayi yang tidak berdosa.
Begitulah dengan kita. Jika kita mencari Tuhan Yesus dimana saja, asal kita punya hati yang murni dan tulus untuk menyembah. Kita akan menemukan Tuhan Yesus. Tetapi jika kita mencari Tuhan Yesus untuk tujuan yang salah kita tidak akan pernah dapat berjumpa Tuhan Yesus. Selamat mencari Tuhan Yesus dengan hati yang tulus. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Tinggalkan komentar