“Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.” Ulangan 8:4
Kita semua memiliki pergumulan setiap hari. Pergumulan itu tiada henti, bahkan bersifat meningkat. Dari hal-hal yang sederhana sampai kepada hal-hal yang sulit. Mungkin kita bertanya kepada Tuhan mengapa menjadi orang Kristen memiliki banyak pergumulan. Semakin setia kepada Tuhan, semakin banyak pergumulan. Hal itu sudah dialami oleh bangsa pilihan Allah yaitu bangsa Israel. Saat mereka berjalan dari tanah Mesir menuju tanah Kanaan. Inilah perjalanan hidup yang sesungguhnya. Perjalanan yang bisa ditempuh dua tahun, menjadi empat puluh tahun. Dalam perjalanan itu Allah merendahkan hati mereka. Mereka mengalami kehausan, kelaparan bahkan berbagai-bagai pergumulan berat hingga pemberontakan. Mengapa Allah mengijinkan kelaparan itu terjadi. Mengapa Allah mengijinkan mereka makan makanan yang asing yang belum pernah dikenal oleh mereka maupun oleh nenek moyang mereka. Mengapa Allah mengijinkan mereka mengalami berbagai-bagai pergumulan mulai dari yang ringan hingga yang berat dalam perjalanan itu. Firman Allah menjelaskan bahwa bahwa agar bangsa Isarel menyadari bahwa mereka hidup bukan hanya dari roti saja, tetapi juga dari Firman Allah.
Kita menyaksikan secara persis itulah kehidupan kita. Kehidupan kita sama seperti perjalanan bangsa Israel menuju tanah Kanaan. Allah juga sering merendahkan hati kita. Kita mengalami pergumulan-pergumulan yang tak ada habisnya. Kita diijinkan sakit, kekurangan, tekanan-tekanan dan sebagainya. Semua itu adalah supaya kita belajar bahwa kita hidup bukan hanya dari roti saja. Tetapi juga dari Firman Allah. Artinya kita hidup bukan saja dari harta dunia saja, tetapi kita juga membutuhkan harta rohani. Perkara-perkara rohani adalah hal yang utama kita butuhkan untuk hidup di dalam dunia.
Marilah kita menyadari, mengapa Allah sering merendahkan hati kita. Kita harus menghadapi pergumulan-pergumulan yang berat. Yaitu supaya kita belajar, bahwa kita perlu memperhatikan hal-hal rohani dalam kehidupan kita. Amin. Tuhan memberkati.

aku sunggup tidak mengerti sudah bertahun2 hidupku makin menderita kakakku selalu menyalahkan dia tidak suka ak selalu dimarahi dan dipukul sampe ak tidak mampu dan menangis dan teriak kesakitan tp dia merasa benar dan ak harus menuruti perintahnya dan tidak boleh tidak, aku disakiti dan harus terus mengalah…aku sungguh tidak mampu dan lelah tidak ada yang membela aku lagi dulu ada ayahku sekarang semua harus aku tanggung derita ini seorang diri.. bagaimana caranya tolong aku… aku juga harus menanggung biaya hidup yang banyak sampe hutangku makin bertambah aku tidak tau bagaimana cara melunasinya, kenapa aku harus menderita dan tersiksa karena kakakku padahal ak sudah banyak berkorban demi dia, apa hidupku seperti ini terus menerus dan tidak akan berakhir? tolong tuhan selamatkan dan pulihkan hidupku…
Admin:
Untuk respon cepat dan berkomunikasi lebih baik, silahkan sampaikan pergumulan dan permohonan doa lewat SMS di no 085-7288-30700