Puisi: PANDEMI

Malam, mengapa engkau membisuDiam dan beku, tak ada suaramuSedang…Anak-anak menangis tersedu-seduKehilangan bapak ibuOrang-orang tua menjerit piluKehilangan anak-anak mereka Hai angin, kemanakah pergimuSenyap, tak ada suaramuSedang…Suara … Baca lengkap

PUISI : Diam

Diam dihadapan TUHAN Diam masuk dalam hadirat TUHAN Diam melepas semua kegelisahan Diam membuang segala kekuatiran Diam menikmati ketenangan Diam merasakan kedamaian Diam tuk mendengar … Baca lengkap

PUISI : Kampanye Hitam

Kampanye hitam Membuat kampanye pemilu kian nampak suram Setiap orang yang mendengarnya menjadi geram Saling menyalahkan seperti kapal yang kan karam Menghalalkan segala cara dan … Baca lengkap

PUISI : Malam Bersama Tuhan

Malam ini Saat mentari telah sembunyi Saat kegelapan telah menyelimuti bumi Saat suara anak-anak tak terdengar lagi   Ku dekatkan diri menghadap Bapa Surgawi Berdiam … Baca lengkap

PUISI : Mengapa Kita

Mengapa kita masih saja menutup mata? Sedangkan ada yang sedang terlunta-lunta   Mengapa kita masih saja menutup telinga? Sedangkan ada yang sedang berseru-seru   Mengapa … Baca lengkap

HIKMAT : Hikmat Wajah

Wajah berseri akan menarik hati Wajah muram akan nampak seram Wajah duka mendatangkan rasa iba Wajah sedih memancarkan hati pedih   Mengasihi akan menemukan cinta … Baca lengkap

PUISI : Melawan Sepi

Tak ada sepi yang bernyanyi Karena sepi tak punya bunyi Tak ada sepi yang menari Karena sepi tak punya kaki   Tetapi sepi dapat dirasakan … Baca lengkap

HIKMAT : Nasehat Untuk Tertawa

Tertawa sebagai tanda hati kita sedang bersuka Menangis sebagai tanda hati kita sedang teriris Berteriak sebagai tanda hati kita sedang sesak Diam sebagai tanda ada … Baca lengkap

PUISI : Tanda-tanda Jaman

Senyum merekah sebagai tanda hati sedang cerah Air mata mengalir sebagai tanda hati sedang getir Marah-marah sebagai tanda hati sedang gelisah Diam seribu bahasa sebagai … Baca lengkap