PUISI : Teroris

TERORIS Enyahlah engkau para teroris Dengan segala lagakmu yang bengis Tindakanmu sungguh kejam dan sadis Kau buat banyak orang hatinya teriris Disana-sini terdengar suara menangis … Baca lengkap

PUISI : Zaman Edan

Pencuri berpakaian seorang polisi Pengkhianat duduk sebagai pejabat Penjahat duduk di kursi wakil rakyat Koruptor bergelarkan profesor Pengedar narkoba berstatus mahasiswa   Preman tampil sebagai … Baca lengkap

PUISI : Pilihan Presiden

Pilihan Presiden telah diambang pintu Saatnya memilih pemimpin yang mampu Membuat bangsa Indonesia menjadi maju Tidak lagi terbelakang seperti zaman batu   Janganlah menjadi orang … Baca lengkap

PUISI : Hujan Abu

HUJAN ABU Semua nampak kelabu Jalan-jalan penuh debu Kendaraan tak bisa melaju Kena mata terasa ngilu   HUJAN ABU Akibat gunung Kelud yang menggebu Yang … Baca lengkap

PUISI : Hari Pahlawanku

Mengingatkan sebuah perjuangan Dari para perintis kemerdekaan Yang gugur dalam peperangan Bertempur melawan penjajahan   Kini zaman telah berganti Kemerdekaan telah dinikmati Namun perjuangan belum … Baca lengkap

PUISI : Tanda-tanda Jaman

Senyum merekah sebagai tanda hati sedang cerah Air mata mengalir sebagai tanda hati sedang getir Marah-marah sebagai tanda hati sedang gelisah Diam seribu bahasa sebagai … Baca lengkap