“Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu.” Kejadian 41:40.
Mungkin saudara belum pernah memiliki kemuliaan seperti yang dimiliki oleh Yusuf. Yaitu ia menjadi penguasa Mesir, perbedaan dengan Raja Firaun hanya tahtanya, sedangkan kekuasaannya sama dengan Raja Firaun. Sebuah kerajaan besar dan ternama sepanjang sejarah yang peninggalan-peninggalannya masih sampai sekarang. Tepai mungkin juga saudara belum pernah menderita seperti yang dialami oleh Yusuf. Bagiamana, waktu ia masih kecil sudah ditinggal mati oleh ibunya. Diantara 12 saudara-saudaranya ia paliing dibenci dan disingkarkan. Saat usia 17 tahun ia sudah dijual sebagai budak di tanah Mesir, sedangkan saudaranya memberitakan kepada ayahnya bahwa ia sudah mati diterkam binatang buas. Tidak begitu lama menjadi budak, ia harus dipenjara bukan oleh karena kesalahanya. Orang yang telah ditolong dipenjarapun melupakannya untuk menolongnya. Namun akhirnya kemuliaan yang diperolehpun sangat besar. Yaitu ia menjadi orang nomor satu setelah Firaun di tanah Mesir. Bahkan ia dapat menyelamatkan dan memelihara sebuah bangsa, yaitu bangsanya sendiri Israel.
Mungkin saudara memiliki perjalanan hidup yang hamper sama dengan Yusuf. Meskipun tidak sedahsyat Yusuf. Yaitu penuh penderitaan sejak kecil. Janganlah kecil hati. Sebab pendidikan yang diberikan Allah adalah sebanding dengan kemuliaan yang diterima. Semakin banyak pendertitaan yang saudara alami, semakin besar kemuliaan yang akan saudara terima. Berharaplah kepada Allah, Allah akan menjadikan penderitaan yang saudara alami sebagai sebuah proses pendidikan menuju kemuliaan Allah yang dahsyat. Tuhan memberkati. (HambaNYa Pdt. Agus W).