RENUNGAN : Membawa Harta ke Surga

MEMBAWA HARTA KESURGA

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Matius 6:19-20.
Ada sebuah kabar baik bagi saudara. Yaitu bahwa harta kita bisa kita bawa kesurga. Mungkin selama ini kita mendengar bahwa harta tidak kita bawa saat kita dipanggil Tuhan. Namun Injil Matius menjelaskan bahwa harta kita dapat kita simpan disurga. Dengan demikian mungkin kita punya banyak harta, saya beritahukan bahwa janganlah dihabis-habiskan didunia saja, karena Allah menerima tabungan harta untuk dibawa kesurga. Mungkin saat ini kita dihantui oleh banyaknya bencana alam, sehingga kita kuatir kalau harta kita ikut hilang oleh berbagai-bagai bencana itu. Tetapi, janganlah cemas, segera tabunglah harta saudara disurga sebelum habis sia-sia dengan berbagai bencana itu. Sama seperti kita pergi jauh ke suatu tujuan yang kita belum pernah ke sana. Biasanya kita membawa bekal yang banyak karena kita belum tahu situasi dan kondisi,  demikianlah saat kita dipanggil Tuhan. Kita belum tahu jalannya, bagaimana situasi kondisi-nya, karena kita belum pernah pergi ke sana. mengapa kita tidak mempersiapkan bekal yang banyak untuk sebuah perjalanan yang pasti itu. Demikian juga jika kita menghitung berapa banyak harta kita yang terbuang sia-sia. Mungkin karena ditipu orang, mungkin karena salah perhitungan atau untuk membelanjakan sesuatu yang tidak penting. Ingatlah daripada hal-hal itu sering terjadi, mengapa kita tidak menyimpannya di surga saja. Demikian juga sama seperti Obama yang berkunjung ke Indonesia. Bekal keperluan yang digunakan di Indonesia sudah dikirim duluan, sehingga Obama tinggal datang saja dan semuanya sudah siap. Allah menawarkan hal yang sama, yaitu kita kirim dulu harta kita di surga, baru kemudian kita datang dan semuanya sudah di sana. Bagaimana kalau kita sudah terlanjur dipanggil  Tuhan, segala sesuatunya tertinggal di dunia, padahal kita tidak bisa kembali kedunia, kita tidak siap, padahal sangat banyak harta kita disurga. Kita menyesal, namun terlambat. Marilah kita menyimpan harta kita disurga. Ada banyak lembaga yang siap menyalurkan. Yaitu gereja, hamba Tuhan, orang-orang miskin bahkan orang-orang yang sedang tertimpa bencana alam. Simpanlah harta disurga sebagai bekal masa depan. Amin. Tuhan memberkati. (HambaNya Pdt Agus W)

Tinggalkan komentar