PUISI : Kenangan Reuni SMA-ku

KENANGAN REUNI SMAKU

Kenangan yang tak mungkin kulupakan.

Saat aku merayakan kelahiran Tuhanku

Hadiah terbaik diberikan kepadaku

Kasih yang tercurah diantara teman-temanku

Perhatian yang berlimpah diantara mereka

Kerinduan yang lama terpendam, kini terpuaskan

Tertawa lepas tanpa beban

Sungguh sebuah reuni yang mengesankan

Atas putih lambang ketulusan dan kesucian persahabatan

Bawah jeans biru lambang pengharapan

Pengharapan yang tebal dan kuat

Untuk menjalin persahabatan kembali

Tuhan,

Apakah ini arti sebuah persahabatan?

Perbedaan warna kulit tidak menjadi hambatan

Kaya miskin tidak menjadi tembok pembatas

Bahkan jarakpun tidak menjadi jurang pemisah

Bukan makanan yang berlimpah yang menyenangkanku

Bukan hadiah yang berlimpah yang membanggakanku

Namun kasih mereka yang menghiburku

Tuhan,

Kini aku menemukan kasih sejati dari arti persahabatan

Aku bangga punya punya teman-teman seangkatanku

Meski kini kami saling berjauhan

Namun kasih itu tidak mengenal jarak

Tuhan,

Seandainya aku burung aku kan terbang

Mengunjungi teman-temanku

Aku kan bernyanyi lagu merdu setiap pagi

Seandainya aku bulan aku kan menjadi teman mereka di waktu malam

Seandainya aku mentari, aku kan bersinar sepanjang hari

Seandainya aku kupu-kupu aku kan menari untuk mereka

Namun, aku seorang manusia biasa

Aku hanya bisa berdoa

Ya, aku hanya bisa berdoa untuk mereka

Kiranya Tuhan memberkati mereka

Terima kasih Tuhan

Engkau telah memberi hadiah natal terbaik kepadaku.

Amin.

Layar Rest, 27 Desember 2010,  kupersembahkan untuk Panitia Reuni ww’86.

Tinggalkan komentar