KEBANGKITAN MUSUH KITA
“Kemudian TUHAN membangkitkan seorang lawan Salomo, yakni Hadad, orang Edom; ia dari keturunan raja Edom.” I Raja-raja 11:14.
Memiliki musuh adalah merupakan masalah tersendiri bagi kita. Meskipun sering kita merasa tidak pernah memusuhi orang. Namun tidak jarang ada orang-orang yang memusuhi kita. Musuh itu kadang-kadang dengan orang yang akrab dengan kita. Sering juga dengan orang yang tidak mengenal kita, kita tidak merasa berkepentingan dengan mereka. Namun ia memusuhi kita. Bahkan sering secara bersamaan banyak orang memusuhi kita. Hal ini sering terjadi di lingkungan kantor, sekolah atau di tengah-tengah masyarakat. Firman Tuhan hari ini menjelaskan, mengapa ada orang-orang yang memusuhi kita.
Sejak Salomo menjadi Raja. Kerajaan yang dipimpinnya aman dan tentram. Tidak ada musuh dan tidak ada peperangan. Namun sejak Salomo jatuh dalam penyembahan berhala. Allah membangkitkan seorang musuh yang memeranginya. Bahkan bukan saja itu. Hal itu berlanjut dengan pecahnya kerajaan menjadi dua setelah Salomo mati. Firman Tuhan menjelaskan bahwa Allah yang membangkitkan seorang musuh, yakni Hadad, orang Edom, keturunan raja Edom. Ini disebabkan Salomo jatuh dalam penyembahan berhala. Salomo sudah tidak setia seperti ayahnya Daud. Ia membiarkan penyembahan berhala berkembang pesat ditengah-tengah kerajaannya. Bahkan salomo ikut di dalamnya. Hal ini menjadikan Allah murka dan membangkitkan musuh bagi Salomo.
Kita dapat belajar dari kisah Salomo ini. Sering kita menjadi heran, adanya orang-orang yang memusuhi kita. Kita dapat intropeksi. Mungkin hati kita sudah bercabang. Kita tidak lagi mengutamakan Tuhan Yesus. Ada berhala-berhala lain dalam kehidupan kita, yang kita biarkan berkembang biak. Marilah kita belajar dengan Salomo, jika ada musuh yang mengganggu kedamaian hidup kita, mungkin itu adalah pertanda, ada sesuatu yang tidak beres dengan Tuhan. Segera selesaikan dengan Tuhan, agar tidak semakin banyak musuh-musuh kita. Amin. Tuhan Yesus memberkati.