PUISI : Kasih Tuhanku

KASIH TUHANKU
Cerahnya mentari pagi, tak secerah kasih Tuhanku setiap pagi
Sejuknya embun pagi, tak sesejuk kasih Tuhan menyegarkan jiwaku
Indahnya fajar pagi tak seindah sentuhan tangan Tuhanku

Saat Ia menyapaku, kudengar suaranya lembut dan merdu
Saat Ia membelaiku, kurasakan hingga lubuk hatiku
Saat Ia hadir kurasakan kehangatan kasihNya
WajahNya senantiasa menenangkan jiwaku
PengorbananNya membuat aku selalu rindu

Saat panasnya terik di rembang tengah hari
kasihNya bagai awan yg menaungiku
Saat hujan badai melanda
TanganNya senantiasa memegangku
Saat kegelapan malam menyelimutiku
KemuliaanNya menerangiku
Saat pencobaan menghadang langkahku
Ia tak pernah meninggalkanku

Seruanku selalu didengarNya
Ia tak pernah terlambat menolongku

Pengharapanku kepadaNya, tak pernah dikecewakan
Saat aku terjatuh Ia menopangku
Saat jalanku berliku, Ia menggendongku
Saat duka mengintipku, Ia menghiburku
Saat musuh menyerangku, Ia membelaku

Ingin aku selalu bersamaNya
Hingga Ia memanggilku

Satu pemikiran pada “PUISI : Kasih Tuhanku”

  1. cerahnya mentari pagi..sejuknya embun pagi..indahnya fajar pagi
    menyatu dalam belaianNya, kehadiranNya, pengorbananNya
    kasihNya.. menghangatkan jiwa..
    kawan….rindumu rinduku juga

    deritaNya…menebus dosa setiap manusia
    Dia menggendongku…Dia menopangku…
    dengan darahNya…dengan parah luka lambung kirinya…
    kawan….rindumu rinduku juga

    digolgota…digolgota…Tuhan pernah menderita….
    supaya di lepaskanNya kami ni dari dosa…
    Tuhan angkatlah jiwaku…lebih dekat kepadaMU…
    digolgota…digolgota ….
    Tuhan pernah menderiata…

    kawan…rindumu …rinduku juga…
    rindu akan Tuhan…
    pencipta dan penguasa seluruh alam…

    Reply

Tinggalkan komentar