RENUNGAN : Antara Kuk Dari Dunia Dan Kuk Yang Dari Tuhan

ANTARA KUK DARI DUNIA DAN KUK YANG DARI TUHAN
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” Matius 11:28-30

Kuk adalah kayu lengkung yg dipasang di tengkuk kerbau (lembu) untuk menarik bajak. Ini adalah kuk kerbau atau lembu. Ada yang lain lagi yang disebut kuk dunia. Sifat kuk dunia itu adalah berat.  Contoh kuk dunia adalah saat kita harus bekerja keras mencukupi kebutuhan kita. beban-beban itu seperti kuk yang di pasang di tengkuk kita. kadang juga beban keluarga, beban ekonomi, beban pekerjaan dan sebagainya. Beban –beban itu seperti kuk yang berat yang di pasang di tengkuk kita. Kita setiap hari terus berusaha untuk menariknya oleh karena kebutuhan-kebutuhan kita. Itu semua adalah beban yang berat. Karena beratnya beban-beban itu hingga kita menjadi letih lesu.

Allah juga menyediakan kuk yang dipasang di tengkuk kita. namun sifat kuk itu berbeda. Kuk yang dipasang oleh Allah di tengkuk kita itu bersifat enak dan bebannya ringan.  Kuk itu adalah melakukan kehendak Allah. Allah mengakui, dan kita juga harus mengakui, bahwa melakukan kehendak Allah itu adalah suatu beban. Namun sifat beban itu enak dan bebanyapun ringan. Di saat kita melakukan kehendak Allah. Kita taat kepada Tuhan. Maka ketaatan itu adalah kuk yang enak dan bebanpun ringan. Namun sebaliknya jika di saat kita tidak melakukan kehendak Allah, maka kuk dunia akan menjadi beban kita, sebab kita harus menanggung seluruh beban dunia itu sendirian. Namun jika kita mau melakukan kehendak Allah. Itu adalah merupakan kuk Allah yang enak dan bebannyapun ringan. Seluruh beban dunia terlepas. Sesuai dengan janji Tuhan untuk memberi kelegaan.

Marilah kita pikul kuk yang dari Tuhan, yaitu melakukan kehendak Allah, yang enak dan bebanpun ringan, sebelum kuk dunia menjadi beban berat dan membuat kita menjadi letih lesu. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan komentar