PUISI : Hatiku

HATIKU

Saat amarah

Engkau bagaikan api yang membara

Membakar seluruh jiwa raga

Mendidih bagaikan air yang panas

Penuh sumpah serapah dan umpatan

Meledak-ledak penuh kebencian

Hatiku

Saat kesakitan

Engkau bagaikan hewan yg disembelih

Bagaikan daging yang dipotong-potong

Bagaikan kulit yang disayat-sayat

Bagaikan borok yang penuh luka

Pedih, perih merintih

Penuh tangisan pilu yang mendayu

Hatiku

Saat rindu

Engkau bagaikan palu tak bertumpu

Menggelantung tak menentu

Bagai malam tak berbintang

Bagai surya disenja hari

Hening, sepi, sendiri

Tiada yang menemai

Hatiku

Saat bertemu Tuhanku

Engkau bagaikan lautan teduh

Tenang, damai, tanpa riak ataupun gejolak

Bagaikan air mengalir yang sejuk dan jernih

Damai, indah penuh kasih

Diselimuti sukacita

Atau bagai permata yang bersinar warna-warni

Hatiku

Betapa indahnya seandainya

Engkau selalu dekat Tuhanku

Tinggalkan komentar