PUISI : Hawa Nafsu

HAWA NAFSU

Engkau telah membelenggu manusia

Dalam iri hati yang tak beralasan

Engkau telah mengikat manusia

Dalam kebiasaan-kebiasaan yang merusak

Engkau telah memenjarakan manusia

Dalam pertengkaran yang tak ada habisnya

Engkau telah membakar manusia

Dalam nyala api amarah yang membara

Karenamu dunia menjadi kacau balau

Lukisanmu adalah lukisan terburuk yang telah mencoreng manusia

Tulisanmu adalah tulisan yang menjadi penggerak perpecahan

Kasih telah kau ubah menjadi kebencian yang mematikan

Anak-anak terlantar karena korban amarahmu

Istri-istri ditinggalkan suami sebagai korban serakahmu

Suami-suami pada pergi tanpa arah dan tujuan

Semangatmu adalah semangat yang menghancurkan

Kerinduanmu adalah kerinduan yang tidak pernah terpuaskan

Keinginanmu adalah keinginanmu untuk saling menjatuhkan

Hasratmu adalah hasrat untuk mencaci-maki dan mencela

Tak ada keindahan di dalammu

Tak ada ketenangan dalam hidupmu

Engkau ingin selalu mengganggu

Kebanggaanmu adalah membunuh

Pialamu adalah korban-korban berjatuhan

Kesukaanmu adalah menciptakan sengketa

Mahkotamu adalah peperangan

Sungguh buruk rupamu

Menjijikkan dan memuakkan

Aku tak kan pernah mencintaimu

Pergilah kau!… hawa nafsuku

Tinggalkan komentar