Ceritakan kepadaku
Mengapa amarahmu menyala-nyala tak surut
Ceritakanlah kepadaku
Dengan apakah aku meredam amarahmu
Sedang sawah, ladang dan hamparan hijau dedaunan itu telah kau sapu bersih
Ternak dan berbagai peliharaan telah terkubur di bawah pasir yg panas membara
Sedangkan anak-anak telah terlantar diatas onggokan pasir kering yg membisu
Orang-orang jompo terlentang diantara bebatuan yg terhampar
Tidakkah kau ingat akan janjimu dulu
Akan senantiasa setia memberkati anak-anakmu
Kau berikan tanah subur yang tiada bandingnya
Kau berikan pasir yang berlimpah-limpah
Agar anak-anakmu bisa makan dan membangun
Tidakkah kau ingat akan janjimu dulu
Kau hanya meminjam sesaat untuk dikembalikan berlipat-lipat
Tetapi kini,
Kau biarkan anak-anakmu menangis meraung-raung siang dan malam
Mereka telah kehilangan sandang pangan mereka
Sedang amarahmu belum juga surut
Kembalilah merapiku
Bawalah anak-anakmu tinggal bersamamu
Mereka rindu melihat senyummu seperti yg dulu
Aku menunggumu
