Bumiku,
KulihatĀ wajahmu muram
Garis-garis kesedihan samar-samar terlihat
Guratan duka lara menempel di keningmu
Keriput kian nampak menghiasi pipimu
Matamu tak sebening dulu
Bercak-bercak air matapun belum terhapus
Warna merah mengelilingi bola matamu
Ada pecah-pecah di bibirmu
Nampak kering dan memerah
Tubuhmu kurus kering
Tinggal tulang belulang
Banyak bisul-bisul di sekujur tubuhnmu
Rambutmu rontok dan kian memutih
Bumiku,
Kau sudah tidak seperti dulu lagi
Kecantikanmu tinggal kenangan
Keindahanmu tinggal cerita belaka
Sampai kapankah kau kan bertahan hidup
Bapa,
kembalikanlah bumiku
Sebab ia adalah tempatku berpijak
Tempat sumber kehidupanku
Bapa,
Aku merindukan bumiku seperti dulu lagi
Amin.
PUISI : Bumiku
BUMIKU
Bumiku,
KulihatĀ wajahmu muram
Garis-garis kesedihan samar-samar terlihat
Guratan duka lara menempel di keningmu
Keriput kian nampak menghiasi pipimu
Matamu tak sebening dulu
Bercak-bercak air matapun belum terhapus
Warna merah mengelilingi bola matamu
Ada pecah-pecah di bibirmu
Nampak kering dan memerah
Tubuhmu kurus kering
Tinggal tulang belulang
Banyak bisul-bisul di sekujur tubuhnmu
Rambutmu rontok dan kian memutih
Bumiku,
Kau sudah tidak seperti dulu lagi
Kecantikanmu tinggal kenangan
Keindahanmu tinggal cerita belaka
Sampai kapankah kau kan bertahan hidup
Bapa,
kembalikanlah bumiku
Sebab ia adalah tempatku berpijak
Tempat sumber kehidupanku
Bapa,
Aku merindukan bumiku seperti dulu lagi
Amin.
Bumiku,
KulihatĀ wajahmu muram
Garis-garis kesedihan samar-samar terlihat
Guratan duka lara menempel di keningmu
Keriput kian nampak menghiasi pipimu
Matamu tak sebening dulu
Bercak-bercak air matapun belum terhapus
Warna merah mengelilingi bola matamu
Ada pecah-pecah di bibirmu
Nampak kering dan memerah
Tubuhmu kurus kering
Tinggal tulang belulang
Banyak bisul-bisul di sekujur tubuhnmu
Rambutmu rontok dan kian memutih
Bumiku,
Kau sudah tidak seperti dulu lagi
Kecantikanmu tinggal kenangan
Keindahanmu tinggal cerita belaka
Sampai kapankah kau kan bertahan hidup
Bapa,
kembalikanlah bumiku
Sebab ia adalah tempatku berpijak
Tempat sumber kehidupanku
Bapa,
Aku merindukan bumiku seperti dulu lagi
Amin.