GELANDANGAN
Duduk sendiri di sudut jalan
Menunggu pemberian para dermawan
Baju lusuh pemberian kawan
Celana sobek tanpa jahitan
Inilah nasib seorang gelandangan
Duduk sehari untuk sesuap nasi
Tak ada yg memberi meski secuil roti
Rasa haus sungguh tak terperi
Perut merintih pedih sekali
Jadi gelandangan kian susah
Kian jarang orang memberi berkah
Padahal anak istri menunggu dirumah
Hanya Satpol PP yang suka menggeledah
Meski lalu-lalang mobil-mobil mewah
Kanan kiri gedung-gedung indah
Banyak orang punya uang berlimpah ruah
Namun sebagai gelandangan hanya bisa tengadah
Tuhan
Jangan jadikan anak-anakku gelandangan
Meski aku seorang gelandangan
Juga keturunan para gelandangan
Sudah tidak ada tempat di masa depan
Bagi kehidupan para gelandangan