PUISI : Rindu Yerusalem Baru

RINDU YERUSALEM BARU

Kau selalu dihatiku
Ku rindu kau di setiap waktu
Kapankah aku masuk ke dalammu
Kota kudus Yerusalem baru
Kau kan hapus air mataku
Maut kan kau buang dari hidupku
Kau jauhkan perkabungan dari hatiku
Kan kau lenyapkan ratap tangisku
Kau sirnakan dukacitaku
Semua kan berlalu dan kau ganti baru
Kau puaskan dahagaku dengan air kehidupanmu
Yerusalem yang baru
Aku menunggu kedatanganmu
Dalam hidupku

Satu pemikiran pada “PUISI : Rindu Yerusalem Baru”

  1. Kami semua makhluk-Mu rindu kpd Bait Kudus-Mu bisa dibangun kembali di Yerusalem ya Yg Maha Kudus Allah Abraham dan Israel, Yerusalem Baru gambaran Kerajaan Sorga turun ke bumi di Tanah Perjanjian-Mu di bumi Palestina/Israel, shg shekinah/ ketentraman kedamaian kemakmuran ada di dalam-Mu, sbgmn firman2Mu dalam Kitab Perjanjian Lama, …..

    – Rindu kpd kediaman Allah –
    – ” Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu : Gitit. Mazmur Bani Korah.
    – Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam!
    – Jiwaku hancur krn merindukan pelataran2 TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kpd Allah yg hidup.
    – Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang2 sebuah sarang, tempat menaruh anak2nya, pd mezbah2-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!
    – Berbahagialah org2 yg diam di rumah-Mu, yg terus-menerus me- muji2 Engkau. Sela
    – Berbahagialah manusia yg kekuatannya di dlm Engkau, yg berhasrat mengadakan ziarah!
    – Apbl melintasi lembah Baka, mrk membuatnya menjadi tempat yg bermata air; bahkan hujan pd awal musim menyelubunginya dg berkat.
    – Mrk berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.
    – Ya TUHAN, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku, pasanglah telinga, ya Allah Yakub. Sela
    – Lihatlah perisai kami, ya Allah, pandanglah wajah org2 yg Kauurapi!
    – Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu daripada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku daripada diam di kemah2 org fasik.
    – Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari org yg hidup tdk bercela.
    = Ya TUHAN semesta alam, berbahagialah manusia yg percaya kpd-Mu”, (Mazmur 84:1-13)
    Amin dan Puji Allah

    Balas

Tinggalkan komentar