IMAN SARA
“Karena iman ia juga dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu, walaupun usianya sudah lewat, karena ia menganggap Dia, yang memberikan janji itu setia.” Ibrani 11:11
Iman. Sara memiliki iman. Iman sara adalah kekuatan. Kekuatan yang di luar batas kemampuan manusia. Kekuatan itu adalah kemampuan untuk menurunkan anak cucu walaupun usia sudah lewat. Hampir seratus tahun Sara menanti. Hingga setiap orang setiap manusia akan berkata sudah terlambat, sebab usianya sudah lewat. Iman Sara telah nyata. Dengan iman ia tidak kehilangan janji Allah, sebab akhirnya ia bisa menurunkan anak cucu.
Ketika kita terjebak dalam persoalan. Iman kita dibutuhkan untuk menjawabnya. Persoalan terjadi oleh karena terbentur adanya suatu keterbatasan. Keterbatasan itu salah satunya adalah berhubungan dengan waktu. Kita takut suatu terjadi saat batas waktu itu sudah sampai. Kita akan berkata terlambat, sudah lewat, karena apa yang kita butuhkan tidak sampai waktu yang ditentukan. Iman Sara menjawab, bahwa tidak ada kata terlambat di dalam Tuhan. Tidak ada sesuatu yang sudah lewat, meski menyangkut usia seseorang sekalipun. Apakah yang sedang menjadi pergumulan kita? Sanggupkah iman kita menjawab setiap pergumulan itu? Sara telah menjadi teladan yang sangat baik dalam menyatakan iman, imannya sanggup menjawab sebuah penantian yang panjang. Hingga kini bangsa-bangsa akan mengakui sebagai keturunan Sara.
Marilah kita hadapi setiap pergumulan hidup kita dengan iman kita. Jangan pernah menjadi lemah atau putus asa, sebab Ia yang menjanjikannya adalah setia. Tidak ada kata terlambat atau sudah lewat di dalam Tuhan. Hadapi semua dengan iman kita, maka tidak satupun pergumulan hidup kita yang tidak terjawab, sebab tidak akan pernah sia-sia menyatakan iman kita kepada Dia yang setia. Amin. Dari Sion Tuhan Yesus memberkati.