HIDUP MENURUT ROH
“Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.” Roma 8:5
Apakah hidup kita? Berbagai bidang ilmu menjelaskan bagaimana mengenal diri sendiri. Banyak orang juga kehilangan jati diri, bertanya-tanya apakah hidup kita? Rasul Paulus menjelaskan bagaimana kita mengenal diri sendiri. Apakah kita termasuk orang-orang yang hidup menurut roh, atau orang yang hidup menurut daging. Kehidupan rohani kita dapat nampak dari apa yang kita pikirkan. Seorang yang hidup menurut daging akan memikirkan perkara-perkara duniawi. Tentang rumah yang bagus, tentang pakaian yang indah. Tentang mobil yang mewah. Tentang jabatan. Tentang ketampanan dan gengsi. Sedang seorang yang hidup menurut roh akan memikirkan tentang kasih. Tantang orang-orang miskin di sekitarnya. Tentang surga dan neraka, tentang pelayanan, tentang pekerjaan-pekerjaan Tuhan. Dan tentang dosa. Hidup menurut daging akan membawa kita pada perasaan kekuatiran, ketakutan, gengsi, kegelisahan bahkan ketidak tenangan. Tetapi hidup menurut roh akan membawa kita pada damai sejahtera, ketenangan, sukacita, semangat dan rela berkorban. Seorang yang hidup menurut roh akan tahan uji. Sanggup menghadapi segala perkara. Kekuatan dan keyakinan teguh. Tetapi seorang yang hidup menurut daging akan rapuh, mudah putus asa, mudah marah, sakit hati, kecewa dan putus asa. Seorang yang mengenal kebenaran akan memilih hidup oleh roh. Karena disitulah kehidupan ditemukan. Janji-janji Allah di alami. Tetapi seorang yang lemah iman akan memilih hidup oleh daging. Mengejar kesenangan sesaat. Tenggelam dalam arus dunia. Dan memimpikan hal yang sia-sia dan tidak kekal. Marilah kita hidup oleh roh, agar kita menemukan kehidupan yang sesuai dengan janji Allah. Jangan memilih hidup oleh daging, karena kahancuran akan kita alami. Amin. Tuhan Yesus memberkati dari Sion.