RENUNGAN : Pria Perkasa Hati

PRIA PERKASA HATI

“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.” I Petrus 3:7

Pria perkasa adalah identik dengan tubuh yang kekar, dada yang bidang, penampilan macho, kalau perlu dengan jambang. Seorang wanita yang identik dengan kulit yang lembut dan merasa bangga jika dalam dekapan seorang pria yang perkasa. Seakan ia merasa aman dalam perlndungan tangan yang kuat, dada yang bidang dan tubuh kekar. Namun apakah kehidupan ini hanya cukup dihadapi dengan kekuatan fisik. Dimana tubuh yang kekar, dada yang bidang tidak mampu menyelesaikan semua persoalan hidup. Sebab persoalan hidup harus dihadapi dengan kekuatan hati dan bukan kekuatan fisik.

Seorang yang memiliki kekuatan fisik, kekar kuat dan tampan belum tentu memiliki hati yang kuat. Bisa saja tubuh yang kuat tetapi hatinya kecil dan lemah. Saat menghadapi persoalan dia tidak mampu berdiri, tidak sanggup bertahan, apalagi mau melindungi seorang perempuan pastilah dia tidak bisa. Oleh sebab itu perkasa hati lebih penting dari pada perkasa tubuh. Dengan perkasa hati dan perkasa iman. Kita sanggup menghadapi segala sesuatu, saat badai menerpa kita akan tetap bertahan. Saat kesusahan, kesulitan, kekurangan, saat berbagai-bagai persoalan hidup menghimpit, perkasa hati akan tetap bertahan, bahkan sanggup melindungi orang-orang yang kita kasihi. Orang-orang yang lemah disekiling kita akan berlindung dalam keperkasaan hati kita.

Marilah kita jadi pria perkasa hati, dan bukan perkasa tubuh. Meskipun tubuh kita kecil namun hati kita besar, untuk mampu melindungi orang-orang yang ada di sekeliling kita yang membutuhkan. Amin. Dari Sion Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan komentar