JANGAN MEMIKIRKAN YANG LEBIH TINGGI
“Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.” Roma 12:3
Memikirkan hal yang lebih tinggi. Memang merupakan kerinduan setiap orang untuk memiliki sesuatu yang lebih tinggi. Mulai dari makan enak, baju yang bagus, sampai mobil mewah, rumah mewah, jabatan yang tinggi dan berbagai sarana pra sarana yang lebih baik. Namun kemampuan setiap orang berbeda-beda. Kalau apa yang kita pikirkan itu dapat kita jangkau dengan kemampuan kita itu tidak masalah, tetapi kalau yang kita pikirkan itu tidak terjangkau akan membuat masalah baik secara psikologis maupun sosial.
Firman Tuhan menjelaskan bahwa agar kita tidak memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada apa yang patut kita pikirkan. Tetapi hendaklah kita berpikir begitu rupa, sehingga kita menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kita masing-masing.
Jika kita memikirkan hal yang lebih tinggi maka hal itu akan memaksakan diluar kemampuan kita. Pikiran kita terganggu karena memikirkan terus menerus, sedangkan kemampuan kita tidak sampai disitu. Kita bisa mengorbankan suatu kepentingan lain yang lebih utama untuk mengejar hal-hal yang diluar kemampuan kita. Bahkan kita bisa pinjam uang sana-sini untuk mengejar yang diluar kemampuan yang akhirnya membuat kita malu sendiri, karena tidak sanggup mengembalikan pinjaman.
Marilah kita memikirkan hal-hal yang patut kita pikirkan, dan jangan yang lebih tinggi. Amin. Dari kota Sion Tuhan Yesus memberkati.