RENUNGAN : Menghias Hati

MENGHIAS HATI

“Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” Ayub 3:25

Yang ditakutkan itu yang menimpa dan yang dicemaskan itu yang mendatangi. Mengapa? Menjadi pertanyaan banyak orang. Mengapa Allah mengiijinkan hal itu terjadi? Bukankah Allah maha kasih? Kita harus jujur. Memang hal itulah yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Apa yang kita takutkan itu yang menimpa kita. Yang kita cemaskan itu yang mendatangi kita. Kita bisa banyangkan betapa takut dan cemasnya kita semakin bertambah-tambah saat kita tahu bahwa hal-hal itu yang akan mucul dalam kehidupan kita.

Ayub sebagai teladan iman. Mengakui bahwa Allah mengijinkan hal itu terjadi dalam kehidupannya. Yang ditakutkan menimpa dan yang dicemaskan mendatangi. Itu adalah bukti kasih Allah. Diijinkan untuk melayakkan kita menjadi anggota kerajaan Allah. Sebab Allah ingin membentuk hati kita agar indah seperti BAPA kita yaitu Tuhan Yesus Kristus. Sebab Tuhan Yesuspun hidup penuh dengan penderitaan hingga mati di kayu salib. Hati kita diperindah seperti membuat martabak, yang ditarik kesana, ditarik kesini, dilebarkan, dibanting-banting hingga ulet. Tidak robek meskipun tipis dan dilebarkan. Jadilah Martabak yang nikmat dan mahal harganya.

Demikianlah hidup kita. Allah membentuk dengan berbagai persoalan, beban, penderitaan, kekecewaan dan bahkan mungkin kesakitan yang tiada henti. SEMUA YANG KITA KASIHI DIAMBIL OLEH TUHAN. APA YANG KITA TAKUTKAN JUSTRU MENIMPA KITA. APA YANG KITA CEMASKAN MENDATANGI KITA. APA YANG KITA BENCI JUSTRU SELALU ADA DALAM KEHIDUPAN KITA.

Marilah kita berserah, semua adalah demi melayakkan kita untuk menyandang gelar Anak-Anak Allah. Amin. Dari Sion Tuhan Yesus memberkati.

2 pemikiran pada “RENUNGAN : Menghias Hati”

Tinggalkan komentar