PUISI : Hidup

HIDUP
Kau berikanku nafas segar setiap detik
Kau limpahkan udara sejuk setiap pagi
Kau pancarkan hangat mentari menyinari bumi
Kau limpahkan keindahan alam semesta

NAMUN
Kadang kau biarkan gelap dunia menghimpitku
Kau goncangkan jiwaku hingga ku tak sadarkan diri
Kau buat jantungku berdetak  keras
Dan dadakupun terasa sesak bernafas

KADANG
Kau biarkan mentari terasa gelap gulita
Udara terasa panas membakar raga
Siang terasa malam panjang tak bertepi
Malampun tak segera datang pagi

HIDUP
Biarkan aku menikmati keindahanmu
Jangan tinggalkan aku seorang diri
Bawalah aku selalu dalam pelukanmu
Agar ku melihat TUHAN dalam dirimu

(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh).

Satu pemikiran pada “PUISI : Hidup”

  1. Mohon di doakan ibu mertua saya, ibu Debora Takain yg sudah 6 thn sakit (tdk bisa jalan, tidur pun tdk bisa balik sendiri. Semoga mujizat yg dr Tuhan kita Yesus Kristus terjadi dr jarak jauh bagi ibu Debora Takain. Amin.

    Balas

Tinggalkan komentar