BULAN DI ATAS TELAGA BIRU
Bulan diatas telaga biru
Cahayanya membias syahdu
Telah menjadi saksi bisu
Atas kenangan masa lalu
Saat kau sematkan bunga di telingaku
Dengan janji setia di hadapanku
Bahwa kau tak kan pernah meninggalkanku
Hingga akhir hayatmu
Setiap bulan purnama di atas telaga biru
Kenangan itu selalu mengusik kalbuku
Sebab sekian lama aku menunggu
Janjimu tak pernah terjadi dalam hidupku
Kini bulan itu di atas telaga lagi
Getaran kalbuku kian menjadi-jadi
Namun sama seperi hari-hari yang telah terlewati
Janji tinggal janji, tak pernah di genapi
Kni saat bulan di atas telaga biru itu lagi
Aku berjanji dengan segenap hati
Bahwa aku tak kan pernah menunggumu lagi
Karena TUHAN pasti kan memberi cinta sejati
Yang akan menggenapi atas setiap janji
(Sion, Pdt Agus Widjianto, MTh)