Pandainya engkau bersandiwara
Hingga setiap orang tidak bisa membaca
Pandainya engkau membuat cerita
Hingga setiap orang tidak dapat meraba
HAMBALANG
Engkau berdiri tegak dengan gagah
Di tengah rakyat yang sedang lelah
Sedikit saja engkau rebah
Membuat rakyat kian muntah darah
HAMBALANG
Sampai kapankah engkau menyembunyikan diri
Hingga tiada seorangpun yang dapat mengerti
Meski rakyat sudah terus mencari-cari
Namun tiada juga rahasiamu tersingkapi
HAMBALANG
Janganlah engkau merasa perkasa
Karena TUHAN kan membuatmu tak berdaya
kemegahanmu adalah darah rakyat jelata
Yang dibangun di atas dasar linangan air mata
Bertobatlah Hambalangku
Seluruh rakyat menantimu
(Sion, Ki Jogo Sion).
