RENUNGAN : Lolos Dari Maut

“Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal”. Ibrani 11:17

Lolos dari maut. Lolos dari maut artinya teruji. Seorang yang dipakai oleh TUHAN adalah seorang yang sudah lolos dari maut atau teruji. Abraham adalah seorang yang sudah teruji. Ia menerima janji bahwa keturunannyalah yang akan memenuhi bumi, menjadi bangsa-bangsa yang besar yang berkuasa atas bumi. Sedangkan saat itu baru satu keturunannya, inipun seratus tahun ia menanti. Sekarang ALLAH bersabda, agar anaknya yang satu-satunya dan laki-laki itu dipersembahkan kepada TUHAN ALLAH sebagai korban bakaran. Jadi bagaimana dengan janji ALLAH terhadap banyaknya keturunan itu nanti. Namun iman Abraham lolos dari maut, ia lulus ujian dengan rela mempersembahkan anaknya itu. Dari lolos dari maut itulah ia menjadi bapak orang percaya.

Hingga sekarang, ALLAH masih menggunakan orang-orang yang sudah teruji untuk dapat menjadi hamba-NYA. Berbagai-bagai ujian harus dilewati dengan kemenangan untuk sebuah proses menjadi hamba TUHAN. Jika saudara adalah orang yang rindu dipakai oleh ALLAH sebagai alatnya. Hadapilah setiap ujian dengan taat dan berani, hingga akhirnya lolos dari maut, dan ALLAH menerima saudara sebagai alat dalam kerajaan-NYA.

Lolos dari maut akan menjadikan saudara terpilih menjadi alat ALLAH dalam kerajaan-NYA. Amin. Dari kota SION TUHAN YESUS memberkati.

(Pdt Agus Widjianto, M.Th).

3 pemikiran pada “RENUNGAN : Lolos Dari Maut”

  1. Trimakasih. Tulisan bapak sungguh menginspirasi. Saya pernah mengalami lolos dari maut sewaktu melahirkan namun anak sy di minta Tuhan.

    Admin :
    Ya ibu Kristie, tetaplah semangat dan berpengharapan, semua dalam kendali Tuhan. Met malam. GBU

    Reply
  2. Mohon doakan saya agar segera bisa tetbebas dari jeratan rentenir.

    Pendoa Sion :
    Ya ibu/sdri Rera, kamisiap doakan permohonan doa Anda, kiranya Tuhan segra buka jalan. Tetap berusaha dan kuat. GBU

    Reply

Tinggalkan komentar