Tinggal di pengungsian rasanya tidak enak
Tempat sempit berebut dan berdesak-desak
Senggol kanan senggol kiri terasa begitu sesak
Siang malam bising karena banyak anak-anak
Rumah tidak dapat dihuni karena banjir
Mau minum, cuci dan mandi susah air
Siang malam, pagi dan petang terus mikir
Sampai kapankah semua akan berakhir
Mau makan nunggu uluran para dermawan
Bisa ganti baju kalau ada yang memberikan
Namun, masih tersisa sebuah pengharapan
Bahwa TUHAN pasti tidak akan meninggalkan
(Gembala Sion)