PUISI: Mawas Diri

Sendiri sepiSaatnya kita menyadari
Bahwa kèhidupan tlah berganti
Jalan-jalan tlah mulai nampak sepi
Toko toko sudah tidak ada pembeli
Pintu-pintu rumah tlah rapat terkunci
Suara canda tawa tak terdengar lagi
Kemeriahan hiruk pikuk tlah berhenti
Kampung-kampung mulai nampak sunyi

Dunia kini tlah mulai berubah
Jauh dari kehidupan yang mewah
Tak ada lagi harta yang berlimpah
Tak ada lagi suara kidung yang indah
Hanya suara sendu lirih penuh desah
Wajah-wajah sayu yang nampak susah
Sorot sinar mata yang penuh gundah
Suara lirih yang terdengar gelisah
Seakan kehidupan kan segera punah

Kini,
Sudah saatnya kita mawas diri
Memeriksa masing-masing pribadi
Menilik lebih dalam setiap hati
Apa arti kehidupan ini
Masih adakah arti kemegahan diri
Rasa rasa congkak, iri dan dengki
Atau memang hati kita sudah suci
Mendekatlah kepada Bapa Surgawi
Agar pandemi bumi segera berhenti

(Tunas Putra).

Tinggalkan komentar