PUISI : Menanti Kehadiran Tuhan

Mentari kini kau beranjak pergi Menyisakan gelap menyelimuti Malam seakan begitu sunyi Semua kawan seakan sembunyi   Sanggupkah hati ini menghadapi sepi Detak jantung kian … Baca lengkap

PUISI : Keabadian

Keabadian adalah tujuan Bebas dari penderitaan Lepas dari kesakitan Air matapun dihapuskan   Menikmati buah kehidupan Bersekutu dengan TUHAN Hidup dalam kemuliaan Penggenapan janji TUHAN … Baca lengkap

PUISI : Bukankah

Bukankah bulan dapat berbicara Meski tanpa bahasa dan suara Namun nampak disinarnya yang mempesona Sanggup mengobati hati yang merana   Bukankah angin dapat bernyanyi Meski … Baca lengkap

PUISI : Pernikahan Suci

Berpadunya dua hati Atas dasar cinta sejati Saling mengikatkan diri Tuk menjadi satu hati   Pernikahan suci Bukanlah suatu permainan Yang sekedar kesenangan Namun perlu … Baca lengkap

PUISI : Kasih Setia Tuhan

TUHAN Engkaulah matahariku Yang menyinari hatiku Yang bri kekuatan jiwaku Dan membangkitkan cinta kasihku   TUHAN Engkaulah bulanku Yang menerangi saat-saat gelapku Menemani dalam kesendirianku … Baca lengkap

PUISI : KOPASSUS

Adalah Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat Bekerja cepat, menembak dengan tepat Berjuang penuh semangat Berani, Benar, Berhasil, menjadi pasukan yang kuat   Meski musuh bak … Baca lengkap

PUISI : Kebangkitan Kristus

Kebangkitan Kristus adalah kemenangan Menumbangkan Kuasa Kerajaan Kegelapan Pintu surga kini dibukakan Bagi mereka yang menantikan   Kebangkitan Kristus adalah kenyataan Mengalahkan sengat maut mematikan … Baca lengkap

PUISI : Jalan Salib (2)

Mahkota-MU adalah duri tajam yang melingkar Hiasan di tubuh-MU adalah merah darah segar Minum-MU adalah anggur asam yang hambar Pengiring-MU adalah para serdadu yang kasar … Baca lengkap