PUISI : Bukankah

Bulan & kincir angin
Bulan & kincir angin

Bukankah bulan dapat berbicara

Meski tanpa bahasa dan suara

Namun nampak disinarnya yang mempesona

Sanggup mengobati hati yang merana

 

Bukankah angin dapat bernyanyi

Meski tanpa nada dan bunyi

Namun terasa lembut menghembusi

Menghibur hati yang sedang sunyi

 

Bukankah kita dapat berbicara

Lewat kata dan tegur sapa

Tuk mengobati yang terluka

Dan menolong yang tak berdaya

 

(Gembala Sion)

Satu pemikiran pada “PUISI : Bukankah”

  1. Kami bersyukur Tuhan atas semua keagungan_Mu,Kau bisa berwujud apa saja entah bulan atau angin. Yang ku tau Tuhan Allah itu Roh Kudus. Semoga kita bisa meneladani buah buah Roh, amin…

    Balas

Tinggalkan komentar