Puisi: PANDEMI

Malam, mengapa engkau membisuDiam dan beku, tak ada suaramuSedang…Anak-anak menangis tersedu-seduKehilangan bapak ibuOrang-orang tua menjerit piluKehilangan anak-anak mereka Hai angin, kemanakah pergimuSenyap, tak ada suaramuSedang…Suara … Baca lengkap

Puisi: MENYAMBUT HARI YANG DIBERKATI

Malamku, mengapa engkau membisuDalam keheningan yang membekuMeski hujan t’lah berlaluWajahmu masih nampak pilu Malamku, janganlah engkau begituSenyummu dinantikan anak-anakmuBiarkan suaramu penuh doa anak-anakmuTuk.menyambut hari baru … Baca lengkap

PUISI : Sepi

Mengapa begitu sepi Tak ada yang menemani Suara angin tak berbunyi Bulanpun t’lah sembunyi   Mengapa begitu rindu Meski tak ada yang ku tunggu Hati … Baca lengkap

PUISI : Hatiku Beku

HATIKU BEKU Beku……… Hatiku beku Sejak kau campakkanku Tak ada yang menghiburku Pilu………………. Hatiku pilu Sejak kau khianatiku Tak ada yang menolongku Pedih………….. Hatiku pedih … Baca lengkap