Malamku, mengapa engkau membisu
Dalam keheningan yang membeku
Meski hujan t’lah berlalu
Wajahmu masih nampak pilu
Malamku, janganlah engkau begitu
Senyummu dinantikan anak-anakmu
Biarkan suaramu penuh doa anak-anakmu
Tuk.menyambut hari baru
Jangan halangi mentari kan berseri
Menebarkan kasih Bapa Surgawi
Anak-anakmu t’lah lama menanti
Datangnya hari yang diberkati
(Tunas Putra)