Puisi: PANDEMI

Kelam kabut hitam menyelimuti bumiDunia sunyi  seakan tak berpenghuniPasar-pasar tak ada lagi pembeliJalan-jalan tak ada yang melewatiRumah-rumah telah rapat terkunciSemua orang takut pergiHidup seakan tak … Baca lengkap

Puisi: MEMIKUL SALIB

Tertatih-tatih, terasa perih namun tak merintih Terseok-seok, dijalan terjal melangkah pedih Kayu kasar, memalang di pundak berat menindih Caci maki, umpatan, kutukan terdengar risih Jalan … Baca lengkap

Puisi: SEJUTA DOA

Sejuta doa kiranya bergemaTerdengar oleh para pendoaMemenuhi seluruh duniaYang terus meminta-mintaAgar pandemi segera sirna Sejuta doa kiranya dinanti-nantiOleh orang yang memiliki hatiUntuk membuat dunia pulih … Baca lengkap

RENUNGAN: Kekalahan Maut

 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu? – 1Kor 15:55 Bagi sebagian orang, kematian adalah sesuatu yang menakutkan. Bekerja keras, menjaga kesehatan, … Baca lengkap

PUISI : Dendam Kesumat

Dendam kesumat Membuat kita menjadi sekarat Penyakit yang tak mau minggat Hari demi hari kian melarat Hilang pengharapan dan semangat   Dendam kesumat Membuat kuasa … Baca lengkap

PUISI : Keabadian

Keabadian adalah tujuan Bebas dari penderitaan Lepas dari kesakitan Air matapun dihapuskan   Menikmati buah kehidupan Bersekutu dengan TUHAN Hidup dalam kemuliaan Penggenapan janji TUHAN … Baca lengkap

HIKMAT : Bukanlah

Uang bukanlah segalanya, karena ada yang tidak dapat dibeli dengan uang. Harta bukanlah yang paling berharga, karena ada yang lebih berharga dari harta. Kekayaan bukanlah … Baca lengkap

PUISI : Kebangkitan Kristus

Kebangkitan Kristus adalah kemenangan Menumbangkan Kuasa Kerajaan Kegelapan Pintu surga kini dibukakan Bagi mereka yang menantikan   Kebangkitan Kristus adalah kenyataan Mengalahkan sengat maut mematikan … Baca lengkap

PROSA : Kematian Kristus

Balada Kristus di atas Kalvari, bukanlah sebuah misteri. Sebab ini adalah wujud kasih ALLAH yang tak terperi. Bukan karena DIA yang rela mengorbankan diri, namun … Baca lengkap

RENUNGAN : Api Neraka dan Api Surga

“Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, … Baca lengkap