Puisi: DI RUMAH SAJA

Pandemi telah memaksa dirumah sajaSetiap hari tidak pergi kemana-manaTidak ada kumpulan tetanggaTidak ada undangan pestaTidak melayat orang meninggal duniaTidak juga pergi berbelanjaBangun siang itu sudah … Baca lengkap

Puisi: PERJALANAN MASIH PANJANG

Perjalanan panjang harus dihadapiJalan berliku masih kan dilewatiBatu-batu terjal masih kan dilaluiTempat kediaman masih lama kan dinikmatiAkhir tujuan masih jauh dari didiami Belum saatnya kita … Baca lengkap

Puisi: MEMIKUL SALIB

Tertatih-tatih, terasa perih namun tak merintih Terseok-seok, dijalan terjal melangkah pedih Kayu kasar, memalang di pundak berat menindih Caci maki, umpatan, kutukan terdengar risih Jalan … Baca lengkap

Puisi: BANGKITLAH

Terus bertahanlah, meski yang lain rebahTetap kuatlah, meski yang lain lemahJangan tumbang, meski yang lain t’lah hilangMaju, maju, maju terus majuMeski yang lain menjadi raguBerjuanglah … Baca lengkap

Puisi: Tahun 2021

Tahun 2021 Tangkaplah aku, seperti menangkap bola kasti Jangan biarkan ku terlepas sedetikpun Dekaplah aku seperti inang mendekap anaknya Meski nyawa harus melayang Tahun 2021 … Baca lengkap

Puisi: SEANDAINYA AKU

Seandainya aku tampan, mungkin aku sudah menjadi seorang artis Seandainya aku tinggi, mungkin aku sudah menjadi seorang olah ragawan Seandainya aku gagah, mungkin aku sudah … Baca lengkap

Puisi: SIANG DAN MALAM

Malam memang gelap menutupiNamun di tengah kegelapan bumiAda cahaya rembulan yang menyinariAda bintang-bintang malam menghiasiAda kunang-kunang yang menari-nari Siang memang ada cahaya mentariNamun di tengah … Baca lengkap

Puisi: DEMO DEMOKRASI

DEMO DEMOKRASI Demo Omnibus Law kembali terjadiMereka menyebutnya ini demokrasiYang mengaku mereka anak negriYang berteriak mereka cinta ibu pertiwiKatanya didukung mantan pejabat tinggiHingga semua perguruan … Baca lengkap

Puisi: PATAH HATI

PATAH HATI Patah hati, Sakitnya setengah mati Menusuk dalam sampai ulu hati Terasa menyayat perih sekali Yang tak mungkin terobati Meski dengan obat dari luar … Baca lengkap

PUISI: Pandemi Dunia

Tersentak….dunia berhenti Berhenti dari kesibukan diri Berhenti dari kemegahan diri Berhenti dari kehebatan diri Kota-kota lengang sepi Seperti tak berpenghuni Kemajuan seakan tak berarti Teknologi … Baca lengkap