PUISI : Angin

ANGIN

Kurasakan kasihmu menyapaku

Lembut membelai kulitku

Terasa segar di nafasku

Kau bisikkan kata cinta di telingaku

Meski tanpa kata dan suara

Namun terasa sejuk di tubuhku

ANGIN

Namun di saat kau marah

Amarahmu adalah maut bagiku

Sebab pasti putuslah nyawaku

Atau saat kau menjauh dariku

Maka sesaklah nafasku

ANGIN

Ketika kau murka

Maka bersihlah semua yang ada

Tercabutlah pohon besar dari akarnya

Tumbanglah gedung-gedung pencakar langit

Bahkan bergeloralah lautan luas

ANGIN

Ingatlah akan tugas BAPA untukmu

Tuk sejukkan tubuh ini

Tuk segarkan nafas ini

Tuk menyatu dengan raga ini

Agarku dapat menikmati kasih BAPA SURGAWIKU

Tinggalkan komentar