ANGIN
Kurasakan kasihmu menyapaku
Lembut membelai kulitku
Terasa segar di nafasku
Kau bisikkan kata cinta di telingaku
Meski tanpa kata dan suara
Namun terasa sejuk di tubuhku
ANGIN
Namun di saat kau marah
Amarahmu adalah maut bagiku
Sebab pasti putuslah nyawaku
Atau saat kau menjauh dariku
Maka sesaklah nafasku
ANGIN
Ketika kau murka
Maka bersihlah semua yang ada
Tercabutlah pohon besar dari akarnya
Tumbanglah gedung-gedung pencakar langit
Bahkan bergeloralah lautan luas
ANGIN
Ingatlah akan tugas BAPA untukmu
Tuk sejukkan tubuh ini
Tuk segarkan nafas ini
Tuk menyatu dengan raga ini
Agarku dapat menikmati kasih BAPA SURGAWIKU