Puisi: PANDEMI

Malam, mengapa engkau membisu
Diam dan beku, tak ada suaramu
Sedang…
Anak-anak menangis tersedu-sedu
Kehilangan bapak ibu
Orang-orang tua menjerit pilu
Kehilangan anak-anak mereka

Hai angin, kemanakah pergimu
Senyap, tak ada suaramu
Sedang…
Suara ambulance menderu-deru
Suara mobil tentara tak mau berlalu

Hai bulan…
Sampai kapankah engkau sembunyi
Dibalik gelap malam sunyi
Pasar-pasar t’lah sepi
Mall-mall tak ada pembeli
Jalan-jalan tak ada yang melewati
Tempat-tempat ibadah tak disinggahi
Hanya pemakaman tak ada tempat lagi

Semoga pandemi segera pergi
Bumi bersemi kembali
Hidup saling mengasihi

(Tunas Putra)

LAYANAN DOA SION ONLINE
085 7288 30700
Chat WA only. Gratis

2 pemikiran pada “Puisi: PANDEMI”

  1. Mohon doakan saya dan ibu saya yg lagi terlilit hutang.. agar kami bisa melewati masalah ini.. biar kami lebih dekat dgn Tuhan.. tolong bantu doakan bagi kami 🙏🙏😢

    Pada tanggal Min, 25 Jul 2021 00.24, PENDOA SION menulis:

    > Pendoa Sion posted: ” Malam, mengapa engkau membisuDiam dan beku, tak ada > suaramuSedang…Anak-anak menangis tersedu-seduKehilangan bapak > ibuOrang-orang tua menjerit piluKehilangan anak-anak mereka Hai angin, > kemanakah pergimuSenyap, tak ada suaramuSedang…Suara ambulance men” >

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Pendoa Sion Batalkan balasan